Bulan ini Bapak/Ibu guru sedang mengalami masa "bulan madu" dengan beragam aktivitas yang membutuhkan tingkat konsentrasi, ketekunan, dan kepedulian yang tinggi. Di tengah kesibukan mempersiapkan siswa menghadapi UN, banyak guru yang juga harus mempersiapkan "kelangsungan" dapurnya. Bulan Maret biasanya adalah bulan pengajuan kenaikan pangkat/golongan yang tentunya berimbas pada kenaikan gaji bapak/ibu guru. Dan bulan Maret juga ada satu kegiatan yang harus diikuti oleh guru (tentunya setelah harap-harap cemas menunggu gilirannya), yaitu pelaksanaan SERTIFIKASI GURU. Kegiatan yang diharapkan dapat menambah kesejahteraan (dan profesionalisme) para guru. Dari berbagai perbincangan dengan teman sejawat yang sudah maupun belum tersertifikasi, kebanyakan mereka kesulitan untuk memenuhi batas nilai minimal yang 850. Beberapa hal yang dikeluhkan :
Berikut juga penulis sajikan contoh penyusunan PF tahun 2010 :
- sedikit/tidak punya sertifikat diklat
- tidak punya pengabdian masyarakat (ketua RT/RW dsb)
- tidak punya PTK
- RPP amburadul ( ??? )
- dan sebagainya
- bekerja sama dengan PGRI, institusi pendidikan atau media massa dan dinas pendidikan setempat untuk menyelenggarakan kegiatan seminar atau workshop yang berkaitan dengan peningkatan kompetensi pedagogik dan kompetensi profesional guru
- melobi KS untuk mengadakan/menghidupkan MGMP tingkat sekolah
- rajin-rajinlah memohon KS agar sering diikutkan pelatihan-pelatihan yang diadakan oleh dinas pendidikan (pakai jurus "jaran goyang" euy.....)
- dan sebagainya (panjenengan sebagai calon guru profesional pasti punya banyak akal toh ?)
Berikut juga penulis sajikan contoh penyusunan PF tahun 2010 :
2 komentar:
ternyata buat sertifikasi guru susah juga ya. tapi terimaksih banyak tips nya jadi bisa mempermudah. saya ingin sekali menjadi guru karena jasanya besar banget
ternyata buat sertifikasi guru susah juga ya..
Posting Komentar